Assalamualaikum........

sekedar coretan yang semoga bermanfaat

Sabtu, 05 Maret 2011

Menawar bukanlah bakat saya

Menawar harga......salah satu jenis kemampuan yang paling tidak saya kuasai. Kalau ada yang bilang menawar itu menyenangkan,,,bagi saya menawar itu menyedihkan ( karena track record saya tidak terlalu bagus dalam hal ini ). Pokoknya,,,,,merinci detail ketidakberhasilan saya hanya akan memperburuk tragedi ( sumpah,,,bahasaku nggilani ).

OK,,saya bukan ingin membuka aib saya masalah tawar menawar ini.....tapi hanya ingin berbagi tentang dunia tawar2an.

Menurut saya,,,,,,ada kalanya menawar itu harus dan penting. Seperti misalnya jika kita belanja di suatu tempat yang sudah terkenal memang mahal, ex : tempat wisata , membeli barang elektronik, atau di tempat2 dimana sudah menjadi rahasia umum kalau harga yang ditawarkan  jauh lebih tinggi daripada harga mentok,,,,,,harga mentok disini maksud saya adalah harga kesepakatan terendah semua pedagang di tempat itu, jadi mau menawar  sampai kaki keseleo di seluruh kawasan itu,,,harga terendahnya akan sama di setiap toko. Saya ingin memberi contoh seperti di kumpulan kios buku di wilis , malang. Saya pernah membeli kamus dorland,,,,bapak penjualnya mengatakan harganya 40 ribu dan saya pun menawarnya sampai 28 ribu rupiah ( hal yang menurut saya adalah prestasi yang mengagumkan dalam hal tawar2an ) dan sukses. Esok harinya,,,dengan bangga saya ceritakan pada teman saya bahwa saya berhasil membeli dorland dengan harga 28rb, turun 12 ribu dari yang ditawarkan,,,,dan teman saya, dengan ekspresi tanpa dosa, menghancurkan kebahagiaan saya dengan menyatakan kemarin lusa-nya dia baru saja membeli kamus yang sama dengan harga 22 ribu......hiks2.

Namun ada kalanya,,,,menurut saya, dalam beberapa hal,menawar kok rasanya jadi kurang tepat ( menurut saya lho ). Begini contohnya : saya pernah menemani seseorang,,,,sebut saja namanya Mrs X,berbelanja di pasar. Saat sedang memilih sayur,,,,si Mrs X ini mencoba menawar sayur yang aslinya berharga 500 per ikat menjadi 1000 dapat tiga ikat, dan ini terulang beberapa kali -saat beli tempe, tape, dan juga kangkung-,menawar harga lebih murah untuk beberapa ratus rupiah saja. Saya tahu mendapat harga termurah sesuai hukum ekonomi itu penting, hanya saja bisakah dibayangkan, bahwa dengan menjual sayur seharga 500 rupiah itu saja sebenarnya keuntungan si pedagang tidak seberapa,,,,apalagi kalau sudah ditawar,,,jadi berapa labanya??????

Entahlah,,,,,,memang akhirnya Mrs X bisa menghemat 500 rupiah ( dari yang seharusnya 1500 untuk 3 ikat menjadi 1000 saja )....hanya saja , tentunya 500 rupiah itu - menurut saya-akan jadi lebih indah nilainya jika bisa kita ikhlaskan untuk mbok2 pedagangnya,,,yah hitung2 amal......

Saya pernah tanyakan masalah tawar2an  pada ibu saya sambil menceritakan kejadian diatas,,,dan kata ibu, saya masih belum mengerti karena belum merasakan jadi ibu rumah tangga. Ibu bilang kalau nanti saya sudah jadi ibu rumah tangga, lama - kelamaan saya akan sedikit bisa maklum dengan fenomena diatas,,,,

Entahlah.....................kenapa terkadang dunia ibu2 itu begitu rumit ?
bagaimana dengan rekan - rekan ??????ada yang mau mengajari  saya trik menawar?

Kamis, 03 Maret 2011

Aku Malu

Teringat beberapa minggu lalu saya menonton tayangan Kick Andy,,yang saat itu membahas tentang pengalaman orang2 yang mengalami kelainan pada wajahnya...yang bahkan beberapa diantaranya ada yang masih balita dan ada juga yang harus menjalani operasi sampai belasan kali untuk memperbaiki fungsi wajahnya....

Narasumber yang diwawancarai semuanya luar biasa menurut saya......tetap mampu mengangkat wajahnya dengan tegak, bangga , penuh rasa syukur dan penuh percaya diri walau dengan kondisi wajah tidak seperti orang kebanyakan...

Dan melihat itu semua,,,,hanya satu yang saya rasakan ......

Saya Malu......
Malu kalau ingat beberapa jam sebelumnya,,,saya baru saja mengeluh pada ibu betapa warna kulit di wajah saya tidak merata.....
Malu kalau ingat pagi itu saya bilang pada ibu jika akhir2 ini saya tidak Pede karena bekas jerawat di jidat saya tidak hilang- hilang
Malu kalau ingat betapa saya sering mengeluh pada teman saya kenapa komedo di hidung selalu tumbuh subur bagaikan jamur di musim hujan
Malu kalau ingat betapa saya sering menggerutu mengapa keluarga kami hidungnya dekok dan agak mendelep semua
Malu kalau ingat saya sering berkhayal " andaikan wajah saya seperti Kim Tae Hee "

Sungguh........saya benar - benar  malu


WG 28A 030311 2100

Minggu, 27 Februari 2011

Setia sampai akhir

Beberapa minggu yang lalu, mbah kakung saya tutup usia. Walaupun hanya mbah iring ( pamannya ibu saya ), tapi orangnya baik sekali, sehingga sudah saya anggap mbah sendiri....................
Sekitar 6 hari setelah mbah kakung wafat,,,,mbah putri sudah mulai ceria lagi dan bersedia untuk bercerita pengalamannya selama beberapa bulan terakhir merawat mbah kakung-yang saat itu kondisinya sangat lemah sehingga terbaring di tempat tidur-.
Ceritanya semua menarik, tapi ada satu percakapan antara mbah kakung dan mbah putri yang beliau bagikan yang menurut saya sangat so so so so sweet sekali.......dan saya sangat sangat sangat suka sekali.....
Karena kondisinya yang lemah, mbah kakung harus dibantu dalam segala hal, termasuk aktivitas pribadi sehari - hari, seperti mandi, personal hygiene dll, dan mbah putri- lah yang otomatis melakukan semua tugas ini. Suatu malam, saat sedang membantu mbah kakung membersihkan diri setelah defekasi,,,,mbah putri ditanya : ( catatan : percakapan di bawah aslinya diceritakan dalam bahasa jawa, tapi sudah di translate )

Mbah Kung : mbah putri yang ikhlas ya merawat saya
Mbah Putri : yo ikhlas to kung, kalau nggak ikhlas, ya yangkung/mbah kung sudah tak tinggal dari dulu
Mbah Kung : ya jangan ditinggal to.........mbah putri yang sabar ya,,,,nanti kalau kamu sabar, bisa masuk surga,,,,,semoga kita bisa bertemu di surga

Percakapan yang sangat singkat,,,,,,,tapi sangat dalam maknanya bagi saya.Walaupun saya bahkan kesulitan untuk menguraikan maksudnya dalam untaian kata..............


Senin, 07 Februari 2011

Kenyataan yang menyedihkan

AKU BARU TAHU KALAU SELAMA INI AKU BELUM JADI PRIBADI YANG BAIK




DAN ITU MEMBUATKU SANGAT SEDIH SETIAP KALI AKU MENYADARINYA




 TAPI, AKU INGIN JADI DIRIKU SENDIRI



BERUSAHA JADI LEBIH BAIK, TAPI DENGAN CARAKU SENDIRI