Assalamualaikum........

sekedar coretan yang semoga bermanfaat

Senin, 06 Juni 2011

Whats Wrong with my self ????

Whats wrong with my self ????????
Itulah kata yang paling tepat diajukan pada diri saya beberapa minggu terakhir ini
I losed all my spirit....i didn't know where all my spirit go away ??????? saya kehilangan semangat dalam semua aspek kehidupan saya, mulai belajar, kuliah, menulis, nge blog,hobi, menyanyi etc......................
Banyak yang bilang,,,,wajar kalau terkadang seseorang jenuh akan rutinitasnya dan menghilang sejenak dari apa yang biasa dilakukannya,,,tapi dalam kasus saya, ini merupakan kejadian tidak wajar alias luar biasa karena SEMANGAT SAYA tidak kunjung datang kembali. Entahlah, apakah karena saya yang enggan untuk mencarinya ?

Musim Nikah Telah Tiba

hwahahahahaha.......sori ya bloggie...lama diri ini menelantarkan dirimu,,,,,,,,,,,tapi akhirnya,,,sekarang saya sudah siap mengoceh lagi..........
Beberapa minggu ini,saya dapat banyak kabar menggembirakan ( ok,,,di spesifikkan lagi,,kabar pernikahan teman ), saya tidak tahu apakah saat ini memang musimnya ataukah hanya kebetulan saja.........saya sih senang - senang saja, turut berbahagia malah,,dan fenomena ini memberi konsekuensi untuk saya :
DIUNDANG UNTUK DATANG KE ACARA NIKAHAN
sejujurnnya,,,saya sih oke2 saja,,,walaupun saya sadar,,hal ini tidak berlaku untuk ibu saya -hehe,,karena setiap ada undangan nikah dari teman,,,saya pasti minta kiriman lebih dengan alasan buat beli kado teman,,,hehehe-. 
Saya termasuk orang yang semangat untuk datang ke acara nikahan temen- jikalau saat itu tidak ada aral yang melintang-.........why ????hehe,,,sebenarnya saya agak malu mengakuinya,selain untuk memberikan doa restu, menurut saya,diundang dan menghadiri nikahan temen itu kesannya seperti dewasa gitu,,,,hehe, jadi berasa sudah gede,,,karena baru kemarin rasanya masih jadi anak ingusan,,,eh tiba2 sekarang,,,banyak temen yang sudah memutuskan married..................
 Selain hal di atas,,,,,undangan2 di atas juga membuat saya sadar,,,,bahwa ya usia - usia kepala 2 seperti saya, katanya sih memang usia kebanyakan perempuan menikah,,,jadi kata temenku,nggak usah heran kalau ditinggal karib  yang nikah duluan
Pertanyaan lain yang mncul di benak saya adalah :
AKU KAPAN YA????????????? ( mupeng,,,harap2 cemas tapi nggak yakin siap)
ehm,,,take it easy aja ah...Allah yang tahu waktu terbaik kapan saat itu akan datang ( ehem ehem,,,uhuk uhuk,,,batuk darah )
So Congratulation ya buat teman- temanku dan pembaca lain yang sudah dan akan menempuh hidup baru....wish you all the best !!!!

Barrakallahulaka wa baaroka a'layka wa jamaa' baynakumaa fii khoir
-Semoga Allah memberkatimu dan memberkati pernikahanmu ini serta mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan -




Sabtu, 05 Maret 2011

Menawar bukanlah bakat saya

Menawar harga......salah satu jenis kemampuan yang paling tidak saya kuasai. Kalau ada yang bilang menawar itu menyenangkan,,,bagi saya menawar itu menyedihkan ( karena track record saya tidak terlalu bagus dalam hal ini ). Pokoknya,,,,,merinci detail ketidakberhasilan saya hanya akan memperburuk tragedi ( sumpah,,,bahasaku nggilani ).

OK,,saya bukan ingin membuka aib saya masalah tawar menawar ini.....tapi hanya ingin berbagi tentang dunia tawar2an.

Menurut saya,,,,,,ada kalanya menawar itu harus dan penting. Seperti misalnya jika kita belanja di suatu tempat yang sudah terkenal memang mahal, ex : tempat wisata , membeli barang elektronik, atau di tempat2 dimana sudah menjadi rahasia umum kalau harga yang ditawarkan  jauh lebih tinggi daripada harga mentok,,,,,,harga mentok disini maksud saya adalah harga kesepakatan terendah semua pedagang di tempat itu, jadi mau menawar  sampai kaki keseleo di seluruh kawasan itu,,,harga terendahnya akan sama di setiap toko. Saya ingin memberi contoh seperti di kumpulan kios buku di wilis , malang. Saya pernah membeli kamus dorland,,,,bapak penjualnya mengatakan harganya 40 ribu dan saya pun menawarnya sampai 28 ribu rupiah ( hal yang menurut saya adalah prestasi yang mengagumkan dalam hal tawar2an ) dan sukses. Esok harinya,,,dengan bangga saya ceritakan pada teman saya bahwa saya berhasil membeli dorland dengan harga 28rb, turun 12 ribu dari yang ditawarkan,,,,dan teman saya, dengan ekspresi tanpa dosa, menghancurkan kebahagiaan saya dengan menyatakan kemarin lusa-nya dia baru saja membeli kamus yang sama dengan harga 22 ribu......hiks2.

Namun ada kalanya,,,,menurut saya, dalam beberapa hal,menawar kok rasanya jadi kurang tepat ( menurut saya lho ). Begini contohnya : saya pernah menemani seseorang,,,,sebut saja namanya Mrs X,berbelanja di pasar. Saat sedang memilih sayur,,,,si Mrs X ini mencoba menawar sayur yang aslinya berharga 500 per ikat menjadi 1000 dapat tiga ikat, dan ini terulang beberapa kali -saat beli tempe, tape, dan juga kangkung-,menawar harga lebih murah untuk beberapa ratus rupiah saja. Saya tahu mendapat harga termurah sesuai hukum ekonomi itu penting, hanya saja bisakah dibayangkan, bahwa dengan menjual sayur seharga 500 rupiah itu saja sebenarnya keuntungan si pedagang tidak seberapa,,,,apalagi kalau sudah ditawar,,,jadi berapa labanya??????

Entahlah,,,,,,memang akhirnya Mrs X bisa menghemat 500 rupiah ( dari yang seharusnya 1500 untuk 3 ikat menjadi 1000 saja )....hanya saja , tentunya 500 rupiah itu - menurut saya-akan jadi lebih indah nilainya jika bisa kita ikhlaskan untuk mbok2 pedagangnya,,,yah hitung2 amal......

Saya pernah tanyakan masalah tawar2an  pada ibu saya sambil menceritakan kejadian diatas,,,dan kata ibu, saya masih belum mengerti karena belum merasakan jadi ibu rumah tangga. Ibu bilang kalau nanti saya sudah jadi ibu rumah tangga, lama - kelamaan saya akan sedikit bisa maklum dengan fenomena diatas,,,,

Entahlah.....................kenapa terkadang dunia ibu2 itu begitu rumit ?
bagaimana dengan rekan - rekan ??????ada yang mau mengajari  saya trik menawar?

Kamis, 03 Maret 2011

Aku Malu

Teringat beberapa minggu lalu saya menonton tayangan Kick Andy,,yang saat itu membahas tentang pengalaman orang2 yang mengalami kelainan pada wajahnya...yang bahkan beberapa diantaranya ada yang masih balita dan ada juga yang harus menjalani operasi sampai belasan kali untuk memperbaiki fungsi wajahnya....

Narasumber yang diwawancarai semuanya luar biasa menurut saya......tetap mampu mengangkat wajahnya dengan tegak, bangga , penuh rasa syukur dan penuh percaya diri walau dengan kondisi wajah tidak seperti orang kebanyakan...

Dan melihat itu semua,,,,hanya satu yang saya rasakan ......

Saya Malu......
Malu kalau ingat beberapa jam sebelumnya,,,saya baru saja mengeluh pada ibu betapa warna kulit di wajah saya tidak merata.....
Malu kalau ingat pagi itu saya bilang pada ibu jika akhir2 ini saya tidak Pede karena bekas jerawat di jidat saya tidak hilang- hilang
Malu kalau ingat betapa saya sering mengeluh pada teman saya kenapa komedo di hidung selalu tumbuh subur bagaikan jamur di musim hujan
Malu kalau ingat betapa saya sering menggerutu mengapa keluarga kami hidungnya dekok dan agak mendelep semua
Malu kalau ingat saya sering berkhayal " andaikan wajah saya seperti Kim Tae Hee "

Sungguh........saya benar - benar  malu


WG 28A 030311 2100