Assalamualaikum........

sekedar coretan yang semoga bermanfaat

Senin, 07 Februari 2011

Eh,,,,,aku bikin kue !!!!

AslmWrWb
Wah, lama gak posting di blog ini....apa kabar semuanya ????? sejujurnya , akhir2 ini, saya sedang mengalami sindrom “ ide mampet “.....hehehe, hal ini diakibatkan terlalu lama tidak posting , akibatnya jadi males ketika mau memulai menulis lagi ( jangan ditiru ya..... )
Nah, daripada kosong,,,akhirnya saya putuskan untuk memposting sesuatu yang siang ini baru saya lakukan......hehehe, berhubung posting dibawah ini akan sangat GJ ( gak jelas ) , jadi bagi yang sedang ingin baca yang serius2, sepertinya postingan dibawah ini bukan bacaan yang cocok untuk anda saat ini....

Siang ini , saya iseng mencoba suatu resep kue yang saya peroleh dari bulik saya...... taraaaaa ,,,,BROWNIES TAPE ....... alasan saya mencoba resep ini adalah :
a.         Alasan klise : saya memang suka dengan kue brownies,,,,mencoba makan berapa kalipun, Alhamdulillah saya belum bosan, jadi dengan mencoba resep ini, sekalian mengisi waktu, juga menyenangkan hati, karena bisa membuat brownies olahan sendiri
b.        Alasan sesungguhnya : Brownies adalah kue yang mirip kue bantat, jadi, sekiranya nanti saya gagal, gak akan terlalu ketahuan kalau kue saya adalah produk gagal ...hehehe

Buat teman2 yang juga pemula di dapur seperti saya....resep ini bisa dicoba,,,,karena gak terlalu susah kok ,,,,,,

BROWNIES TAPE ALA ....... (sengaja saya kosongi, karena kalau saya isi ala Army, nanti gak seru kan kalo yang bikin ternyata namanya echa atau vebby,,,haha, jadi silakan diisi sesuai keinginan ya,,,,)

Bahan :

Mentega                      100 gram
Coklat Blok                 150 gram
Gula pasir                    150 gram
Tape singkong             150 gram ( jangan lupa ya,,serat2 kasar yang biasa ada di tape harus dibersihkan dulu )
Telur                            3 butir
Coklat bubuk              30 gram
Terigu cap segitiga      100 gram
Baking powder           ½ sdt

Bagaimana caranya ?????

1)        Lelehkan mentega + coklat blok ( atau istilah lainnya di tim )
2)        Campurkan tepung terigu + baking powder + coklat bubuk, aduk sampai tercampur, lalu ayak,,,, (biar gak bingung, sisihkan dulu ya.... )
3)        Haluskan tape, lalu campurkan dengan gula pasir + mentega dan coklat yang tadi dilelehkan, aduk dengan menggunakan kocokan telur ( menurut bulik, dikocok manual aja, gak perlu pake mixer ), lalu masukkan telur satu persatu, aduk hingga rata
4)        Masukkan tepung + coklat + baking powder yang tadi di ayak, aduk sampai rata
5)        Nah setelah itu siap untuk di masukkan ke loyang.....jangan lupa ya,,,sebelumnya alasi dulu loyangnya dengan kertas minyak , lalu kemudian lumuri seluruh permukaan loyang + bagian yang sudah dialas kertas minyak dengan margarine ( sebaiknya loyangnya disiapkan sebelum kita mencampur tape dengan gula dll, kata bunda,,,biar adonannya gak nggumpal karena didiamkan terlalu lama )...loyangnya bentuknya bebas kok, kadi kalau mau berkreasi dengan loyang yang betuknya bintang sampai hexagonal,,,monggoh.....
6)        Kukus selama ± ¾ jam
7)        Hehe, sambil menunggu kue matang, bisa diselingi dengan doa dan istighfar atau sholawatan, supaya kuenya berhasil seperti yang diharapkan ( seperti yang saya lakukan waktu buat kue ini, maklum, ini kue pertama yang benar2 saya buat sendiri )
8)        Setelah 45 menit, kuenya bisa diangkat,,,,setelah agak dingin, bisa dipotong deh.....

Alhamdulillah, percobaan pertama saya ini berhasil....ketika ibuk saya minta untuk mencicipi, komentarnya adalah “lumayan, bisa dimakan manusia(alhamdulillah). Sayang, saya belum bisa bagi gambarnya ,,,,buat pembaca dan teman2 yang tertarik....silakan dicoba,,,,resepnya ini selain oleh saya, juga sudah di praktikkan oleh ibuk saya, bulik saya, temannya ibuk saya, kakaknya bulik saya alias bulik saya yang lain....hehe, jadi kalau tidak ada aral yang melintang saat teman2 dan pembaca mencobanya,,,insyaAllah berhasil.....
Selamat mencoba !!!

Jumat, 07 Januari 2011

Baru Kusadari

Malam ini saya sedang tidak ada kerjaan ( alias nganggur )....sebenarnya tidak bisa dibilang sedang free, karena ujian APN menunggu di depan hidung,,,,,tapi dari kegiatan "perlamunan" ini,,,, saya jadi ngeh akan beberapa hal di hidup saya yang sebelumnya tidak saya sadari :

- Tiap akan menghadapi ujian, jika sebelumnya saya merasa ndredek, nervous, atau tidak siap, saya biasanya malah terhindar dari perangkap ujian perbaikan akibat nilai yang dibawah standart, tapi jika saya tenang2 saja ( hehe, bahkan tetap tenang saat menyadari bahwa ada materi ujian yang kelewatan saya baca 5 menit sebelum pengawas masuk ), sering sekali saya malah harus ikut ujian remidi

- Semua teman saya yang memiliki teman dekat / boyfriend, jarang memanggil teman dekat mereka dengan nama mereka, tapi selalu memanggil  dengan sebutan seperti beib, sayang, honey....apakah memang harus seperti itu ? apakah akan berbeda maknanya jika memanggil langsung dengan nama aslinya ?

- Jika saya membeli sesuatu, barang apapun itu, tanpa persetujuan ibu, biasanya akan berakhir dengan tidak cocoknya barang tersebut ketika saya pakai, umur barang yang tidak lama, atau barang tersebut tidak nyaman dipakai

- Jika saya menginginkan sesuatu dan menuliskan keinginan saya tersebut, biasanya Allah berkenan untuk mengabulkannya, sementara jika saya hanya menyimpannya dalam pikiran atau perasaan, biasanya hanya bertahan sebagai angan2....hehe, jadi, ayo tulisakan semua mimpi dan keinginan kalian ya....selamat mencoba

- Sepanjang hidup saya selama 20 tahun ini....hampir 93% omongan atau nasihat ibu terhadap saya tidak meleset, mulai dari memilih jurusan saat SMA sampai ketika bingung saat mau memilih sepatu,,,,apakah ini yang disebut naluri orang tua?????

- Jika seseorang itu ingin mendapat pujian atas karya yang dibuatnya....justru biasanya orang tersebut akan pura2 menyatakan bahwa karyanya itu jelek, hehe, dan pendengarnya biasanya akan menimpali dengan kalimat " enggak kok,,,bagus kok hasilnya " ( hehe, berdasar pengalaman pribadi dan pengamatan sehari- hari)

- Saya belum bisa membedakan antara ketulusan dan basa - basi....walaupun ibu bilang saya ini terlalu naif, tapi saya merasa tidak ( atau belum lebih tepatnya ) terganggu dengan hal tersebut,,,,

- Saya belum bisa berpisah dengan mie instan,,,,,awalnya ingin hidup sehat dengan sama sekali mengatakan tidak ,,,tapi apa daya, mie instan lah yang menyelamatkan hidup saya saat subsidi semakin menipis dan suplai beras habis....

- Saat saya sebel dengan seseorang, biasanya bahkan seringkali, keesokan harinya saya akan betemu dengan orang tersebut dimana si tersangka alias orang yang sedang saya sebeli tersebut justru akan menyapa saya dengan ramah yang akan membuat sebel saya pada dia hilang.....

Ehm........ternyata hidup memang terkadang rumit..... ( hehe, tapi bukan berarti sulit.....)

070111

Rabu, 08 Desember 2010

Barbara oh Barbara

5 hari yang lalu, Barbara, hape ku satu2 nya pergi tanpa pamit alias hilang. Memang Barbara bukan hape mahal dan cangih, tapi di dalamnya banyak sekali nomer2 penting, yang membuat nilainya jadi sangat berharga........

Saat tahu hapeku hilang,,,,,, respon umum yang " seharusnya " biasa saya lakukan adalah : marah - marah , mengeluh,dan ngomel nggak jelas. Tapi entah kenapa, hari itu saya seperti tidak ada tenaga untuk mengamuk-mungkin pengaruh kondisi tubuh saya yang hari itu sedang diare, membuat energi saya "terbuang " ke tempat lain -.

So, dengan perasaan hati yang ngedumel tapi tidak bisa diekspresikan membuat saya jadi mewek, akhirnya saya mengeluarkannya dengan cara yang paling aman bagi penghuni kos lainnya , yakni menangis diam2 ( cos kalau saya sampai menangis keras tersedu2, dikhawatirkan orang diluar akan mengira telah terjadi tindak kekerasan di watu gong 28 A )

Setelah menangis, perasaan masih tetap gak karu2an, terbayang musibah2 yang akan saya hadapi ke depan sebagai konsekuensi hilangnya barbara : di omelin ibu, putusnya jaring komunikasi, tidak bisa mendengarkan radio, dsb

Di saat seperti itu, tiba2 teringat perkataan seseorang ( tapi saya lupa siapa dia ), bahwa  saat kita berada dalam keadaan yg tidak kita sukai, cobalah untuk menggali hal2 positif dari kejadian itu. Berbekal petuah sakti ( yang kuharap manjur ) tersebut, maka saya mulai me-list hal2 positif yang akan saya peroleh setelah kehilangan handphone:
1. Dengan tidak adanya handphone, otomatis untuk sementara saya tidak bisa mendengarkan radio( terutama radio NHK favorit saya ), ini bisa memberikan efek ( entah negatif untuk positif ) waktu belajar yang lebih banyak ......aminnnnnnnnnnnn ( gakyakin mode on )
2. Dengan hilangnya barbara, menyebabkan teman2 akan kesulitan kalau mau menyampaikan undangan rapat, otomatis undangan itu tidak akan pernah sampai kepada saya,sehingga waktu yang seharusnya digunakan untuk rapat, bisa digunakan untuk istirahat, terutama di saat menjelang ujian seperti sekarang, waktu istirahat sangat berguna agar bisa belajar sampai larut malam .....aminnnnnnnnn (  sokrajin mode on )
3. Dengan hilangnya ponsel saya yang berwarna putih tsb, secara tidak langsung membuat saya bisa berhemat....why ? hehe, karena anggaran untuk pulsa sementara waktu tiada
4. Dengan hilangnya NxxxA ( ooops, jgn sebut merk ) saya tersebut, saya jadi dituntut  untuk memperhatikan pengumuman apapun yang disampaikan teman saya di depan kelas saat perkuliahan, karena selama ini saya cenderung ngobrol dewe dan cuek saat yang lain mendengar pengumuman, karena saat itu saya selalu berpikir " halah, nanti kan juga bisa tanya lewat sms ke teman yang memperhatikan  pengumuman ......"....hmmmm, hal ini akan membuat saya secara tidak langsung jadi lebih menghargai orang yang bicara di depan.
5. Dengan hilangnya ponsel saya yang memiliki motto connecting people tersebut, saya bisa belajar lebih mandiri, sebab  saat ada handphone, ketika ada sedikit masalah, saya pasti langsung sms/ telpon bunda, ayah, atau teman2 untuk meminta mereka membantu saya. Dengan raibnya si barbara, membuat saya harus belajar menyelesaikan masalah semampu saya sebelum akhirnya saya minta tolong.

Sebenarnya masih banyak lagi hal lain yang saya list pada waktu itu (yang saya sadari, tidak mungkin di tulis disini, karena ternyata, semakin kebawah, hal positif yang saya bayangkan makin ngaco dan rodo' mekso )......setelah me-list hal2 diatas,,,,bismillah, saya jadi lebih tenang dan siap untuk hidup berpisah dengan barbara

Hari kedua tanpa HP, memang rasanya agak ribet.....tapi ternyata saya masih bisa hidup, dan perlahan mulai menemukan solusi2 untuk memperbaiki kondisi ketiadaan HP ini....hari pertama berlangsung dengan aman......

Hari ketiga ditinggal barbara,,,,,hidup saya masih tentrem gemah ripah loh jinawi...........ternyata tidak seburuk bayangan awal saat hape saya secara resmi dinyatakan raib

Hari keempat dan kelima setelah  ponsel saya dibawa kabur, saya sudah mulai bisa menikmati hidup tanpa HP......

Saat awal ponsel saya hilang, teman saya sempat bertanya " Bisa kamu hidup tanpa HP ?" dan saat itu saya hanya sanggup menjawab 'bisa' tapi dengan nada ketidak yakinan......tapi sekarang di hari kelima,saya menyadari bahwa ternyata hidup tanpa ponsel tidak semengerikan dugaan saya ( walaupun tidak ngeri, TAPI SAYA TETAP LEBIH MEMILIH HIDUP DENGAN HANDPHONE, dan entah kapan hari bahagia itu, dimana saya bisa memiliki pengganti Barbara, tiba )

Mungkin apa yang saya tuliskan disini hanyalah hal remeh, kehilangan HP.....tapi sungguh hal ini memberikan banyak sekali manfaat untuk saya,,,,,dimana saya jadi merasakan bahwa terkadang kita harus mampu berada pada kondisi yang tidak kita inginkan ( dalam kasus saya, hidup sementara tanpa HP ), harus mau dan bisa meyesuaikan diri dengan kondisi yang tidak saya inginkan tsb, bahwa hal buruk tidak akan berjalan seburuk yang kita bayangkan asalkan kita ikhlas dan pasrah, serta belajar untuk tidak gampang mengeluh karena mengeluh membuat hal buruk terasa semakin sengsara ( walaupun dengan sangat jujur, saya  akui masih sering kelepasan mengeluh)

I miss u, Barbara.............
terimakasih untuk seseorang yang tidak saya ingat rupa dan namanya atas nasihat "hal positif " nya



wg28a,081210,1512

Jumat, 03 Desember 2010

What happen in 2010 ?????

Berhubung, 2 minggu ini, saya bosan dikejar dengan kata2 LPJ ( laporan pertanggung jawaban ) kegiatan yang selalu menjadi problem di akhir tahun ....saya jadi terpikir untuk membuat LPJ kehidupan saya selama tahun 2010.....saya tulis ini semua untuk menjadi pengingat akan apa yang harus saya syukuri dan apa yang masih harus saya perjuangkan ( hehehe, maaf sebelumnya, kalau tulisan di bawah nantinya akan sedikit GJ dan mengandung unsur ke-narsisan ), so....check this out  :

1. Alhamdulillah, di tahun 2010, salah satu " keinginan terpendam yang sudah lama dinanti- nanti " akhirnya dikabulkan Allah.....sebenarnya agak malu se ngomongnya....yaitu...Taraaaaa : pake behel .....hehe, setelah pergulatan batin yang agak lama + meyakinkan orang tua + doa tiada henti hehe, alhamdulillah ,,,,,, next mission : merawat behelku ini supaya tetep berfungsi sampai waktunya dia pensiun nanti,,,, dan gak boleh minder walau selama 2 tahun nanti, kata ibu,tampangku akan mirip betty la fea
2. Alhamdulillah,tahun ini, saya sudah gak gampang home sick lagi,,,,home sick si pasti tetep ada, tapi virulensi home sick nya berkurang, kalo tahun kemarin2, home sick = gak bisa mikir, tahun ini ada sedikit kemajuan, home sick = bisa mikir dengan durasi yang singkat, next target : belajar mengendalikan perasaan, jangan gampang terpengaruh dengan persepsi mood
3.Alhamdulillah, tahun ini, saya sudah sedikit berani bicara di depan umum,,,hehehe, ndredek si pasti tetep ada...tapi di tahun ini, saya mau mencoba...next job : coba banyak lagi hal2 baru
4.Alhamdulillah, tahun ini, kehidupan di kos jadi lebih baik, adek2 kos saya yang baik2 membuat saya nyaman di kos, jadi sekarang saya gak pernah kesepian lagi kalau sedang di kos,,,makasi ya....
5. Hahaha, di tahun 2010 ini, saya jadi tahu yang namanya jatuh cinta. ( ihirrr ).. berhubung biasanya saya lebih sering jatuh tersandung atau jatuh ndlosor, jadi pengalaman "jatuh" yang lain ini lumayan menyenangkan
6. Alhamdulillah, tahun ini, Allah memberi saya kesehatan, suatu hadiah yang terkadang lupa untuk saya syukuri
Ehmmm, sebenarnya masih banyak lagi karunia Allah untuk saya di tahun 2010 ini,tapi berhubung setiap detik hidup saya adalah nikmat dari Allah yang tak terhingga sampai saya pun tak sanggup menuliskannya ( lebai mode on ), hanya Alhamdulillah yang mampu saya katakan

Oh ya,saya hampir lupa me- list beberapa hal yang menurut saya masuk kategori misson failed:
1. Saya belum juga berani mengendarai motor di jalan besar ....huhuhu, malu si sebenarnya, apalagi sering kerepotan kalau mau bepergian, tapi, tiap mau nyoba turun ke jalan, entah kenapa, selalu ada aja insiden-nya,,,, 
2. Tahun ini, saya boros sekali......sering gak konsisten dengan anggaran yang sudah dibuat, ke depannya , saya harus lebih hemat
3. Tahun ini, saya cengeng sekali.....................
4. Saya belum juga belajar masak.........
5. Sering lupa waktu, sehingga membuat beberapa agenda ter-pending secara percuma
arrrrgggggggggghhhhhhhh, apalagi ya....banyak sekali ....tapi setidaknya,  top five diatas adalah misi gagal utama yang "agak" mempengaruhi hidup saya di tahun 2010

Next target : menuliskan resolusi perbaikan diri untuk tahun 2011, tidak hanya ditulis , tapi juga diwujudkan, amin...

So,,,,sesuatu hal yang tidak akan pernah berubah adalah perubahan......Insya Allah ke arah lebih baik, kita semua, gak hanya saya ( sokbijak mode on )

Bismillah, jika Allah masih memberi kita umur ... aku cuma mau bilang.....SAMPAI JUMPA DI 2011.....
2011....Bismillah....here i am !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!